28 Agustus 2014

Benefit Bad Gal Waterproof Mascara


Pertama lihat, jujur gak yakin. Bukan karena merknya, toh udah pakai beberapa produk merk ini. Tidak yakin lebih disebabkan karena penjelasan SA nya! Wkwkwkwk...
Tapi akhirnya dibeli juga siiihh...😽
Begitu dibuka untuk pertama kalinya, teksturnya seperti cairan kental. Udah mikir akan menggumpal ketika diaplikasikan. Eh, ternyata engga loh. Justru kuasnya membantu memisahkan tiap-tiap helaian bulu mata sehingga bulu mata terlihat seperti habis disikat.
Walau ditulis Waterproof, tp sesungguhnya tidak tahan badai pembaca! Kl keringetan didaerah mata, bisa bleber (kan gak sweatproof) pun kalau dibuat wudhu, tetep aja akan mbleber. Namuuunn...tingkat mbleber nya tidak lah parah dan gak sampai mengganggu kok.

Repurches? I Will

Rate : 3 dari 5

02 Januari 2014

Sakit Lagi!!

Hari ini hari pertama masuk kerja ditahun yang baru 2014. Antara senang, kesal serta bingung bercampur jadi satu perasaan gw mengawali hari kedua ditahun ini. Senang, Karena berharap segala yang baik Akan terjadi dikehidupan yang Akan datang. Kesal karena ternyata banyak kegagalan yang gw alami ditahun 2013. Bingung, karena sakit ini masih mendera.
Hari ini jua adalah hari pertama menstruasi gw, yang keempat pasca operasi laparoscopy dan laparotomy (operasi mengikis adenomyosys) )gw di tanggal 27 September 2013. Menurut teori, sejatinya gw sudah tidak merasakan sakit dikala menstruasi. Dan memang, menstruasi dibulan2 antara oktober sampai bulan ini memang tidak sakit. Tapiiii....waktu bulan-bulan itu juga yang Keluar sedikit! Sekarang? duh, kok ya sakit lagi ya...memang sih yang keluar banyak, tapi kan bisa kali gak pake sakit... 😭😭mudah-mudahan, sakitnya hanya dihari pertama aja deh...Amin Amin Amin...

08 Januari 2013

Kontrol Rutin

Hellooowww my medicine. ...see you again after a long term since I failed for my IVF :'(

Hari senin, 7 januari 2013 saya kontrol ke dokter karena obat gratisan yang dari beliau sudah hampir habis, hanya sisa 2butir. Dateng jam 15.15wib dan jam 16.00wib dipanggil. Tanya jawab bentaran, trus tiba-tiba dokter bilang : 'yuk, gw periksa dulu'. Langsung gw lemes dan bengong! Padahal sesuai message nya di BBM gw gak bakal diapa-apain....hiks...

Pasrah diobok-obok lagi, cuma itu yang bisa saya lakukan. Tapiiii.....saat di USG, beliau bilang adenomyosis gw udah gak ada! Yippiiee....*jejogedan ala sinchan* Eits, jangan senang dulu. Walau adenomyosis udah gak ada, tetep aja kista gw masih bertengger dengan ukuran 2.5. Duh, ngeselin banget sih. Trus saya tanya, kalau memang adenomyosis udah gak ada apa masih perlu tindakan laparatomy? Dokter jawab gak perly, laparoscopy aja buat ambil kista. Yang bikin saya agak kaget saat dokter bilang 'lagian loe takut dibelek-belek gitu kan?' Satu sisi saya bersyukur gak perlu bedah2an, tapi disatu sisi kok saya ngerasa gak yakin ya? Saya tanya balik 'kalau laparoscopy lagi hanya untuk ambil kista, kenapa gak pada saat LO waktu itu?' 'Kista itu bisa numbuh lagi walauoun udah pernah diangkat. Dan kasus di elo, kistanya numbuh lagi' jelas beliau. Haaadddeewwwhhh......*lapkeringet* Selesai USG beliau memberikan resep obat untuk dikonsumsi samapai hari sabtu dan meminta saya untuk datang hari sabtu ini untuk melihat perkembangan sel telur saya. Laahhh...ngapain juga liat-liat sel telur saya? Wong saya tinggal FET doang, gak ngulang IVF dari awal.

Sesampainya di rumah, saya ceritakan hasil konsul. Dan dengan santainya suami bilang 'menurut gw, kamu tetap aja laparatomy. Karena takutnya kalau LO lagi, gak terlalu kelihatan masalahnya apa. Kalau di laparatomy kan dibelek, jadi bisa keliahatan jelas masalah yang ada. *tepok jidat, diam seribu basa*.

09 September 2012

IVF tahap 2

Ya, dan pada akhirnya kami kembali mengikuti program IVF untuk yang kedua kalinya setelah percobaan IVF yang pertama akhir tahun 2011 gagal total. Untuk program kali ini, entah mengapa saya gak berani berharap terlalu banyak. Walau jujur saja keinginan dan harapan itu masih terselip dihati ini. Yah, seperti kata orang-orang tua, manusia hanya bisa berusaha serta berdoa, namun pada akhirnya hanya Tuhan lah yang menentukan. Jikalau semua usaha sudah dilakukan, jalan terakhir yang bisa manusia lakukan adalah berikhtiar. Ish, bahasa gw, udah macam kaya mamah Dede aja.. (-_-")

Selasa, 04 September 2012
Hari ini jadwal kontrol hari ke-3 menstruasi. Setelah menunggu antrian selama 3jam dengan perut lapar dan berakhir dengan masuk angin, akhirnya giliran saya dipanggil. Seperti biasa, setelah basa basi karena gak ketemu hampir sebulan beliau memeriksa saya. Meminjam istilah dokter, beliau 'mengintip' rahim saya (e, jujur ya....gw sebenernya eneg dengan istilah itu..). Melihat kondisi rahim serta sel telur saya. Setelah selesai memeriksa, beliau memberikan obat tambahan kepada kami. Suami saya diberi tambahan obat eturol yang harus diminum setiap pagi, dan saya diberi tambahan antibiotik Zithromax tab.500mg yang harus diminum sehari sekali 2tab. Selain itu, mulai hari ini juga saya sudah diberi suntikan Gonal-F sebanyak 300mIU sekali suntik setiap hari selama 4hari.
Pertemuan untuk kontrol berikutnya, saya dijadwalkan hari sabtu ini.

Sabtu, 8 September 2012
Hari ini hari kontrol lanjutan. Dan tumben-tumbenan dapet nomer antrian pertama :) *yey* Seperti kontrol pada hari-hari sebelumnya, dokter hanya memeriksa kondisi sel telur saya melalui USG transvaginal. Dan jujur, setiap di USG saya merasakan ngilu yang mak nyuuusss aja gitu. Dan ketika hari ini saya mengeluhkan rasa ngilu tersebut, beliau seperti biasa juga agak sedikit memaksa saya untuk di laparotomi. Selain mengangkat endometriosis, juga untuk mengambil kista di ujung tuba kanan. Duh dok, bukannya masalah biaya operasinya ya...hanya saja saya belum siap mental harus diobok-obok lagi setelah agustus tahun lalu dilaparoskopi. Kalau memang tanpa harus dilaparatomi program IVF ini bisa dilanjutkan, saya lebih baik memilih untuk tidak dioperasi.
Hari ini, suntikan Gonal-F tetap dilanjutkan dengan dosis ditambah menjadi 375mIU sekali suntikan. Dan hari ini juga, suami melakukan freezing sperm untuk cadangan jikalau ia tidak bisa saat Ovum PickUp (OPU) nanti. kembali saya dijadwalkan untuk pertemuan berikutnya dihari senin. Ah iya, hari ini saya lupa menanyakan jumlah sel telur dan kondisi sel telur saya. aahh...saking bingungnya saya, sampai-sampai speechless gak tau harus ngomong atau tanya-tanya kepada dokter. Sesuk ae lah dina senin Ta' takon ning dokter e.
Biaya :
- Gonal-F Inj 1050 UI : Rp. 7.143.385,99

Senin, 10 Sept 2012
Hari ini waktunya kontrol lagi. Dapet antrian awal, jadi jam 14.30 udah dipanggil. Seperti biasa, USG buat liat kondisi sel telur eykeh. Dan bertanyah dirikoh tentang si sel telur ituh. Dokter bilang, di ovarium kanan hanya ada 2 sedangkan di ovarium sebelah kiri ada sekitar 4 dengan masing-masing telur berukuran 1,3cm. Ish, sedih banget dengernya :'( tuh kan, apa gw bilang..mending gw gak usah tau daripada tau kaya gini jadi kepikiran.
Hari ini dosis Gonal-F dinaikin jadi 450mIU sekali suntik dan ditambah suntikan Cetrodite 0,25 untuk hari ini dan buat esok hari yang fungsinya untuk menahan sel telur supaya tidak pecah. Dokter bilang, kemungkinan Ovum PickUp (OPU) sekitar tanggal 16 september yang bertepatan pada hari minggu. Jadwal untuk kontrol berikutnya hari Rabu, 12 September 2012.

Biaya :
- Gonal-F inj 75IU (6inj) @Rp. 519.662         : Rp. 3.117.972,00
- Centrotide 0,25 mg (2inj) @Rp. 593.914,20 : Rp. 1.187.828,40


Selasa, 11 September 2012
hari ini waktunya suntik Gonal-F sebanyak 450mIU dan Cetrotide 0,25mg. Dan kali ini saya harus bisa dan harus berani ngelakuin suntikan sendiri! Karena suami masih di kantor, dan gak mungkin juga saya ke rumah sakit hanya untuk suntikan sederhana seperti ini.
Pertama, saya persiapkan suntikan Cetrotide terlebih dahulu, karena suntikan ini harus mencampur antra bubuk obatnya dengan cairan pelarut yang ada pada pipa suntikan. Wakti memasukan cairan pelarut kedalam tube bubuk obat dengan jarum besar, sukses. Tapi ketika hendak menyedot cairan obat kedalam pipa suntikan, ya Allah....susahnya bener-bener bikin saya keringet dingin! gegara cairannya susah banget disedot ulang. Sampai-sampai mau nangis rasanya. Tapi alhamdulilah pada akhirnya cairannya bisa kesedot semua :) *yey* Setelah kelar dengan dengan urusan Cetrotide, saya mempersiapkan suntikan Gonal-F. Ini sih gak perlu nyampur-nyampur karena sudah dicampurin sama susternya waktu di rumah sakit. Jadi tinggal nyedot aja dari ampulnya. Yang saya heranin, harusnya kan cairan Gonal nya habis kalau saya ambil 450mIU. Lah ini kok masih ada sisa yaaa..ah, dunno. Sutralah ;)
Setelah kedua suntikan itu siap, langkah selanjutnya adalah menyuntikannya ke diri sendiri. Suntikan dilakukan didaerah perut, sekitar 2-3 jari dari pusar. Yang pertama saya suntikan adalah yang Gonal. Eh entah kenapa ya, kok si jarum gak mau masuk. Mental teruuusss... :( bingung deh..padahal udah ngelakuin hal-hal yang disaranin sama para suster di Yasmin : saat jarum suntikan mau dimasukin, tarik nafas panjang. Begitu jarum suntik sudah masuk, nafas biasa. Begitu sudah selesai memasukan cairan suntikan, tarik nafas panjang saat menarik jarum suntik dari dalam tubuh. Sudah berusaha senyaman dan setenang mungkin, tapi tetep aja mental. Setelah sekian lama dan pindah lokasi tempat yang mau disuntik, alhamdulilah jarum suntik berhasil masuk dengan sukses..Setelah itu langsung saya lanjutkan dengan menyuntikan cairan Cetrotide. Saya fikir akan susah seperti saat menyuntik Gonal, tapi ternyata perkiraan saya salah! Jarum suntikan ini begitu dengan mudahnya menembus dinding perut saya. Alhamdulilah.
Tidak berapa lama setelah cairan suntikan Cetrotide masuk, perut saya terasa pegal dan agak ngilu sedikit. Dan berangsur-angsur perut terasa panas seperti terbakar gitu. Tapi sudalah, demi mendapatkan susuatu yang memang diinginkan oleh setiap pasangan menikah, ya dinikmatin aja kali yaa...
Just can't wait for meet the doctor tomorrow..

Rabu, 12 September 2012
Hari ini kembali kontrol buat cek sel telur. Dapet no. urut pertama itu sesuatu banget buat saya. Saat cek telur, satu sel telur diovarium kanan sudah ada yang berukuran 2.0x2.0cm. walaupun yang lainnya berukuran rata-rata 2.0x1.65cm. Sewaktu saya tanya jumlah sel telur, hanya dijawab 'banyaklaah' oleh dokter. Hei, don't answer my quation like that! that was not an answer for me..
Hari ini suntikan untuk saya ditambah dengan luveris 75IU. Dan lagi-lagi dosis Gonal-F saya ditingkatkan menjadi 575mIU. Untung cuma nebus buat hari ini aja, secara tadi waktu bayar kartu kredit gw semua di decline. Terpaksalah gw bayar pake debit card mandiri. Emang takdir Tuhan kali ye, gak boleh bikin anak secara ngutang. hueheheheh...
Besok kontrol lagi dengan tambahan cek darah lengkap. wew. eh eh...entah kenapa ya kok selama gw proses kali ini selalu merasa degdeg kan like it was my first date setiap kali mau ketemu dokter...
Haddeewww...what's wrong with me?

Biaya
- Gonal-F 75IU @Rp.519.662 x 7 : Rp. 3.637.634,00
- Luveris 75IU                                : Rp.   923.245,00
- Cetrotide 0,25                               : Rp.  593.914,20


Kamis, 13 September 2012
Pagi ini udah ke RSCM Kencana aja buat daftar ulang dan tes darah hormon dan lengkap. Selesai jam 08.30. Selesai dari sana langsung ke kantor buat setor muka. Jam 11 kabur lagi. Tapi gak langsung ke Kencana, tapi ke Passer Baroe. Selesai dari itu langsung ke kencana. Sampai di kencana sekitar jam 13an. Sholat Dzuhur dulu trus beli croissant baru naik ke klinik Yasmin dilantai 4. Seperti tebakan gw, dokternya belum mulai praktek euy. Sekitar jam 14an baru deh doi mulai.
Lagi cuma dilihat ukuran telur saya. -yaiyalah...loe fikir apaan lagi yang dilihat..??!!- Walau menurut beliau jumlah telur saya cukup banyak, tapi ukurannya tidak rata dan belum memenuhi syarat :( Namun begitu, untuk ukuran telur yg disebelah kanan ukurannya sudah memenuhi syarat. Setelah dokter berhitung, -entah apanya yang dihitung. jangan tanya saya- beliau memutuskan kalau tindakan OPU dilakukan hari minggu,16 September 2012. Jadinya hari ini juga saya bertemu dengan dokter anastesi.
Lagi-lagi dokter Mono...ahahaha...kira-kira bosen gak ya dia liat muka gw? ;D Tapi ternyata dr.Mono datengnya lama..yaudah saya balik ke lt.4 lagi buat suntik. Hari ini suntik Gonal-F 525mIU, Luveris 75IU dan Cetrotide 0,25mg. Selesai suntik, saya kembali lagi ke lt.3 buat ketemu dr.Mono. Untung ketemunya gak lama-lama. Hanya dokter bilang kalau hari minggu nanti yang melakukan tindakan anastesi bukan beliau. Laaaahhh...ya kepriben.. x_x Selesai dari dokter Mono, saya kembali lagi ke lt.4 buat pembayaran. Selesai semuanya sekitar jam 5an. Pulang naik taksi. Dapetnya taksi burung biru yg supirnya nyetirnya bak pembalap aaarrgghhh....
Ah iya, hari ini saya juga diresepin obat Ovidrel yg buat disuntik 36 jam sebelum OPU, which mean harus di inject hari jumat jam 20.00an.

Biaya :
- Gonal-F inj 65UI (14pcs)@Rp. 519.662,-  : Rp. 7.275.268,00
- Cetrotide 0,25 (2pc) @Rp. 593.914,20       : Rp. 1.187.828,40
- Luveris 75 IU (2pc) @Rp. 923.15,00         : Rp. 1.846.290.00
- Ovidrel 250mcg/Syringe 250 mcg              : Rp.    606.009,99

Jumat, 14 September 2012
Add caption
Hari ini gak ke yasmin. Artinya saya harus suntik sendiri :,( Jam 14.30 izin pulang cepet dengan asumsi jam 15.00 sudah bisa sampai rumah buat suntik-suntik :). Begitu sampai rumah jam 15an, cuci tangan dulu trus ternyata adzan ashar. Shalat dahulu baru nyiapin suntikan-suntikan. Suntikan hari ini sama dengan yang kemarin : Gonal-F 525mIU, Cetrotide 0,25ml dan luveris 75IU.
Mempersiapkan suntikan-suntikan itu semua membutuhkan waktu yang lumayan lama, karena harus mencampur antara bubuk obat denan cairan pelarutnya. Apalagi untuk yang Gonal, ada 7 bubuk obat yang harus dilarutkan. Gegara dokter ngasih dosis yang 75mIU! Haddeeehhh...bener-bener deh dokter gw ini ngerjain gw banget 😓 Selesai nyuntik, sempet ketiduran dengan dikelilingin bekas jarum+tube-tube bekas bubuk obat. Secara efek suntikan luveris dan ceterotide itu bikin daerah sekitar perut terasa pegel+ngilu. Sedangkan suntikan Gonal membuat efek perut jadi kembung dan begah.
Jam 17.30 saya, suami dan seorang teman saya ke holycow steak di Kelapa gading yang baru dibuka beberapa bulan yang lalu. Ngobrol-ngobrol, gak taunya dokter gw ini rumah orang tuanya persis disebrang rumah teman saya ini! Huahahaha....selesai makan, langsung pulang karena saya harus suntik Ovidrel 250micrograms. Suntikan 36jam sebelum tindakan OPU dilakukan. Selesai nyuntik di rumah, saya dan suami mengantar teman pulang kerumahnya. Dan ini kali pertama kamu mengetahui rumahnya setelah dia menikah 😊mudah-mudahan aja masih tetep inget letak rumahnya.

Sabtu, 15 September 2012
Jam 10an pagi ke RSCM Kencana buat bayar uang muka IVF besok. Selain itu juga sekalian nitip buang jarum suntik+spuit nya. (padahal nguntungin tuh kl sisaan spuit+jarumnya gw jual ke orang-orang madat😏)

Minggu, 16 September 2012
yes, today is the day for ovum pick up. Deg degan? Pastilah! bangun pagi, shalat subuh trus minum air putih buat terakhir kali. Gak pake mandi, (karna emang gak boleh pake sabun+kosmerik lainnya) langsung ganti baju siap-siap ke Yasmin. Berangkat dari rumah jam 7, sampai sana jam 7.15, karena hari minggu jadi jalanan sepi. Begitu sampai di Kencana, daftar ulang terlebih dahulu dipendaftaran. Setelah itu langsung ke klinik Yasmin yang berada dilantai 4.
Kita fikir gak akan ada siapa-siapa, eh gak taunya sudah ada sepasang bapak-ibu yang sedang menemani anaknya yang juga OPU namun beda dokter. Karena masih jam 7.30 sedangkan tindakan baru dimulai jam 8an, yang ada saya leyeh-leyeh dulu disofa ruang tunggu. Jam 08.50 suster Dini memanggil kami untuk ganti baju dengan baju khusus yang biasa dipakai kalau buat operasi. Setelah ganti baju, saya dipersilahkan masuk keruang tindakan. Disisi bed sudah menanti dokter anastesi yang duduk dengan manis :D Begitu saya sudah tiduran dibed, dilengan kanan saya dipasaamg alat untuk mengukur tensi. Sedangkan tangan kiri dipasang jarum untuk obat bius. Sesaat sebelum obat bius dimasukan, saya sempat melihat dokter, dan beliau pun sempat menanyakan kabar saya. Gak berapa lama, saya sudah tidak sadarkan diri. Begitu sadar, hal pertama yang saya lihat adalah jam yang menunjukan pulul 08.45. Wew, cepet juga ya tindakannya. Setelah itu saya baru ngeh kalau ternyata dokter anasteso masih ada disamping saya. Begitu ngeh, saya langsung bertanya jumlah sel telur yang diambil, dan beliau menjawab ada 11 oosit yang berhasil diambil. Saat saya masih setengah teler, sayup-sayup saya melihat dokter Budi datang dan mendengar beliau berpamitan. Setelah itu saya kembali memejamkan mata entah sampai berapa lama. Begitu sadar kembali, dokter anastesi melepas entah apalah itu yang ada ditangan kiri saya dan suster Kris melepas yang dilengan sebelah kanan. Setelah itu saya pindah keruang pemulihan. Lagi-lagi saya memejamkan mata karena memang masih terasa mengantuk. (ngantuk atau memang pelor ya? beda tipis euy). Saat tersadar, perut saya terasa ngulu sekali. Lalu sama suster Dini dikasih tramal untuk menghilangkan rasa nyerinya. (menghilangkan loh yaaa..bukan menyembuhkan). Setelah benar-benar sadar dan rasa nyeri agak berkurang, akhirnya saya keluar dari ruang pemulihan untuk ganti baju dan sarapan (lagi-lagi) nasi goreng! haddeewww.....(-_-"). Selesai sarapan, saya diberi sejumlah obat dan dijelaskan oleh suster Kris tentang pemakaiannya serta kapan Embrio Tanam akan diinfokan melalui telephone sekitar 2-3 hari (walau dokter pernah bilang sekitar 5 hari). Mana yang benar, we'll see aja lah ya.

Rabu, 19 September 2012
Pagi-pagi udah siap-siap aja mau ke kantor. Sebelum berangkat telepon dokter dulu, buat nanyain obat. Tapi gak diangkat sama beliau :( lima menit setelah saya tutup telepon, ada incoming call. Saya kira suami saya yang telepon, eh gak taunya pihak klinik Yasmin yang telepon. Haiyaaahhh...dan saya disuruh datang ke sana jam 12siang karena tindakan sekitar jam 13 pemirsah. Setelah tutup telepon, langsung saya telepon suami mengabarkan hal ini. Gegara ini juga akhirnya saya batal berangkat ke kantor ;D
Jam 11.30 saya berangkat menuju RSCM-Kencana. Tiba disana tepat jam 12an. sebelum naik ke lantai 4, saya sempat sholat ashar di mushollah lantai dasar terlebih dahulu baru kemudian naik. Sampai dilantai 4, gak disangka ternyata ada Lia.. yey...senangnya bisa ketemu :) Sambil nunggu suami ples nunggu dipanggil, saya ngobrol sama Lia yang ternyata mau ketemu dengan dokter anastesi, persiapan buat kuret hari jumat. (dan ternyata dokter anastesinya dr. Mono juga). Sekitar jam satu kurang, saya dipanggil oleh suster Nurul. Kirain mau langsung tindakan, gak taunya disuruh makan siang dulu ;D dan lagi-lagi suguhan makanannya adalah soto ayam dooonngg...(gak ada menu lain kah?). Sehabis makan, jam setengah 2an baru deh saya dan suami masuk kedalam ruangan tindakan.
Didalam dokter sudah menunggu didepan komputer untuk menunjukan jumlah embrio yang jadi dengan sempurna. Alhamdulilah, dari 11oosit yang waktu OPU berhasil diambil jadi 8 embrio dengan pembelahan 8 yang sempurna. Atas pertimbangan serta rekomendasi beliau, embrio yang ditanam kedalam rahim saya hanya 2 embrio saja, yaitu embrio no. 3 dan 9. Sedangan sisa 6 embrio lainnya disimpan-beku sebagai cadangan. Setelah itu saya memasuki ruangan khusus untuk tindakan ET (Embrio Transfer). Prosesnya gak lama. 15 menit buat persiapan, trus sekitar 10menit proses memasukan embrio kedalam rahim. Saat proses ET ini, saya tidak dibius, sehingga saya bisa melihat dan mengetahui semua prosesnya. Setelah selesai, saya masih harus tetap berbaring dengan posisi pinggang kebawah agak lebih tinggi dari kepala sampai dijemput oleh perawat bagian rawat inap. Ya, saya dan suami memutuskan untuk tawat inap pasca ET. Sebenarnya sih dokter tidak memaksa untuk rawat inap, tapi kami khawatir daripada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
atas : Lovenox, bawah : Pregnyl
Sekitar jam 4 sore baru datang jemputan dari bagian rawat inap. Kali ini saya dapat kamar dilantai 5 yang sepertinya baru selesai tahap pengerjaannya. Tapi saya suka warna kamarnya : Hijau! warna favorit saya ;) Malam itu juga saya langsung dikasih obat-obat yang sama dengan yang diberikan saat setelah OPU ditambah suntikan lovenox untuk satiap hari dan pregnyl seminggu 3x. Untuk suntikan pregnyl ini gak bisa dilakukan sendiri seperti suntik lovenox ataupun gonal, karena disuntiknya dipantat. Jadiau gak mau kudu ke Rumah Sakit buat minta tolong suntik ;).

Kamis, 20 September 2012
Hari ini sebenernya pilkada DKI, tapi karena masih tergeletak dikasur dengan selang kateter, alhasil hak pilih saya hangus pemirsah! Sedih karena gak bisa ikutan berpartisipasi dan kecewa karena gak ada pihak panitia pemilihan yang korperatif ;( Tapi sudahlah, berarti ada kesempatan bagi saya untuk 'mem-bully' gubernur terpilih jikalau kinerjanya tidak sesuai dengan program kerja kampanyenya.
Sepagian sampai siang cuma bisa nonton tv yang mayoritas acaranya gak ada bagus-bagusnya sama sekali. Jam setengah 10 kateter dilepas. Yey..!! alhamdulilah gak perlu nunggu sampai 24jam. Jam 12 siang setelah urusan administrasi sudah diselesaikan, saya siap-siap untuk pulang. Sambil menunggu obat-obat disiapkan oleh suster, saya dan suami makan-makan di kamar ;D Dan hei, tumben loohh tiba-tiba dokter visit ke kamar. What a surprise! secara 2x rawat inap disana beliau gak pernah visit kalau gak diminta. Huehehehe..dokter yang aneh ;D
Akhirnya sekitar jam setengah tiga kami check out dari kamar. Begitu sampai di lobby belakang, eh ternyata rame ya...kirain bakal sepi karena libur pilkada :-P Begitu sampai rumah langsung tidur lagi sampai magrib..

Biaya : (mulai dari OPU sampai ET) - Tidak semua bisa saya tulis yaa...

- Ovum Pick Up (OPU)                     : Rp. 17.955.000
- ICSI                                                 : Rp.   5.000.000

- Kultur embrio                                  : Rp.   1.100.000

- Embryo Transfer (ET))                    : Rp.   5.945.000
- Freezing Embryo (6bln)                   :Rp.    3.000.000
- Lovenox inj 40MG/0,4ML (15 inj) : Rp.    2.002.110
- Crinone Vag gel 8% 90Mg (30)      : Rp.    2.240.964
- Pregnyl 1500 IU (6ampul)              : Rp.    1.172.402
- kamar VIP (semalam)                     : Rp.    1.390.000


Note : tidak semua biaya saya cantumin, seperti spuit, obat2 oral, biaya RS+dokter, dll (atas permintaan dokter(atau asistennya?) saya yg suka mampir kemarih) yang kalau ditotal semua mencapai Rp. 43.654.540,63. Oh iya, di RSCM-Kencana kamar paling rendah itu VIP. gak ada kelas I apalagi kelas II


Rabu, 3 oktober 2012
Dua minggu sudah berlalu, sekarang saatnya untuk tes hCG+Progesteron. Pagi-pagi sudah berangkat dari rumah biar gak kelamaan antri di lab.nya. Sampai RSCM-Kencana jam delapan kurang. Setelah daftar dibagian pendaftaran, langsung ke ruang lab. tuuhh kan bener..baru juga jam 8 tapi antrinya udah panjang :( Nunggu 30menit baru dipanggil. Selesai ambil darah, langsung pulang kerumah. Istirahat dulu sebelum siangnya ambil hasil + konsul ke dokter.
Jam setengah satu baru berangkat, mampir makan siang dulu di Bebek Goreng H. Slamet baru setelah itu ke Klinik Yasmin. Tiba disana jam 2an kalau gak salah. Udah gak liat jam lagi pas giliran dipanggil. Liat hasil lab, jujur kecewa+sedih karena nilainya jauh dibawah nilai rujukan yang ditetapkan. Tapi mau gimana lagi? toh sejak awal progam dr. Budi juga sudah wanti-wanti kok...cuma gw nya aja yang bandel. Buat nutupin perasaan gw, yang bisa gw lakuin cuma cengar cengir +ketawa-tawa (perih!) ahahaha.. tp walau gitu, dr. Budi meminta saya untuk tes hCG ulang dihari jumat. walau sejujurnya saya sudah hopeless dengan hasilnya.
Setibanya dirumah, setelah shalat azhar, langsung nangis sesungukan. :'( untung suami sabar banget ngadepin saya, walau saya tahu beliau juga nyesek. Sisa malam saya habiskan hanya untuk menangis sampai akhirnya ketiduran.

Biaya :
- Beta HCG   : Rp. 283.000,-
- Progesteron : Rp. 253.000,-

Jumat, 5 Oktober 2012
Pagi sebelum ke kantor mampir dulu ke RSCM kencana buat tes hCG. setelah itu saya langsung ke kantor, hasil lab akan saya ambil hari sabtu sebelum konsultasi dg dokter.

- hcg (kuantitatif) Rp, 283.000,-

Sabtu, 6 Oktober 2012
Karena diinfokan dari pihak RS via SMS bahwa saya diurutan 30 dan dimohon hadir sekiar jam satuan siang, saya memutuskan berangkat dari rumah sebelum jam 12siang. Selain karena emang udah niat mau makan siang di ayam bakar megaria, saya yakin kalau dokter tercintah itu pasti ngaret seperti biasanya. Dan tebakan saya tepat pemirsah! jam 13.15 saya tiba dilantai 4 suasana diruang tunggu masih ramai dan gak biasanya penuh sesak. Akhirnya saya bertanya kebagian administrasi, dan dijawablah bahwa antrian baru sampai no.6 karena dokter baru mulai praktek jam 11 siang aja!
Akhirnya penantian selama 4jam (13.15 - 17.00) hanya terbayar selama kurang lebih 15menit didalam ruang praktek dokter hanya untuk menunjukan hasil lab yang sudah tidak ada harapan lagi dan juga untuk konsul tindakan selanjutnya apa yang sebaiknya kami lakukan. Ahya, saat sesi konsul  itu, dokter tetap meyarankan saya untuk operasi Laparatomy. Hanya saja beliau tidak memaksa saya untuk operasi secepatnya, terserah saya. Sesiapnya saya untuk dioperasi aja. Tapi, jika saya dioperasi, maka proses Frozen Embryo Transfer (FET) baru bisa dilakukan paling cepat 6 bulan setelah operasi, tergantung kondisi saya. Jika saya tidak mau dioperasi dan mau langsug FET, juga bisa tanpa harus ada jeda waktu. Karena masih bingung, saya dan suami meminta waktu untuk berdiskusi sebelum memutuskan langkah yang akan kami ambil selanjutnya.

06 September 2012

kontrol September

Selasa, 4 September 2012
my gonal injection
Hari ini kontrol hari ke3 untuk yang kesekian kalinya. Seperti biasa, antri berjam-jam tapi periksa+konsulnya gak lebih dari 20menit. Nunggu sampe kita berdua kelaperan dan masuk angin ajah gitu. Dan...jreng jreng...tanpa permisi pun dokter langsung memprogram gw untuk proses bayi tabung..
Siap gak siap,  apa boleh buat. Lillahita'allah Bismilahirrahmanirahin ajalah yaaa...

obat-obatan
Sore itu juga gw sudah mulai disuntik gonal 300iu sekali suntik untuk 4x suntikan. Berarti, hari sabtu kita harus kontrol lagi. Selain itu, juga dikasih obat oral tambahan. Suami yg tadinya cuma dikasih obat Tonicard, dikasih tambahan Eturol. Sedangkan saya dikasih tambahan obat antibiotik. Daaannn...si antibiotik ini sungguh membuat gw tersiksa dengan rasa mual dan pusing selama beberapa jam. Alhasil, jam berangkat gw ngantor jadi molor sejam akibat gw beradaptasi dulu rasa mual dan pusing yang mendera sejam setelah mengkonsumsi obat antibiotik.
Duh, ampun deh gw kesiksanya. Tapi, demi masa depan; apapun akan gw lakukan dan gw hadapi.. Semangaaattt... \^,^/

Oh iya, Gonalnya turun loh dibanding harga tahun lalu...sekarang ini gonal 'cuma' Rp. 7,1 sekian...Tetetup mahal siihhh..tapi dibanding tahun lalu yang Rp.8.250.000? ;)

24 Agustus 2012

coba-coba

Dan tiba-tiba aja Gw mulai dengan keisengan Karena penasaran Sama aplikasi yang Ada di blackberry yang Gw pake sekarang ini. Ternyata, keisengan Gw ini berbuah kemanisan tersendiri. tahu kenapa? akhirnya gw bisa mengetahui kalau ternyata aplikasi blogger ini sudah bisa digunakan Melalui blackberry walaupun menurut Gw masih banyak kekurangannya. tapi, aah sudalah..namanya juga aplikasi gratisan ;)
Dan tau apa? Gw nulis sekarang ini pake blackberry loohh...keren kan??*walau jujur, tak sekeren kalau posting dari PC ataupun ipon Gw seehh... :-p

14 Agustus 2012

kontrol bulan agustus ;)

Hari ini waktunya kontrol bulanan seperti biasa. Dan alhamdulilah juragan mau gw paksa buat nemenin kontrol ;). Hasil dari kontrol hari ini gak beda sama bulan-bulan kemarin, tetep ada endometrosis di rahim dan dengan bodohnya gw lupa nanya ukuran si endometrosis; apakah membesar, mengecil ataukah sama aja. Tapi sudahlah, toh dokter jg udah nyaranin buat diangkat dari bulan lalu. Tapi gwnya aja yang ngeyel gak mau dioperasi.

Sementara itu, waktu dokter nanya kapan mau mulai IVF, juragan dengan serta merta jawab kalau bisa bulan depan mulai lagi. Sigh...Karna itulah akhirnya tadi gw diambil darah buat tes AMH yang hasilnya baru bisa diambil tanggal 25 agustus alias minggu depan karena kepotong libur lebaran.
Aaaahhh...kenapa ya kok mendadak gw jadi bimbang gini mengingat akan mau ngulang proses IVF dari awal lagi.. Ngebayangin suntikan-suntikan, bolak balik ambil darah, dll

17 April 2012

Honey Moon 2012

Sebenernya liburan ini dijadwalkan bulan februari, cuma karena boss jurangan agak aneh jadilah liburan ini baru bisa terealisasikan sekarang.
Karena liburan ini juga, gw memaksa untuk memajukan jadwal kontrol gw. Hueheheheh...maafkeun diriku ya Sir.

Jumat, 13 April 2012
Bangun pagi, packing. trus siap2 ke Rumah Sakit. Beruntung dapet nomer antrian awal, jadinya gak perlu nunggu terlalu lama \^.^/ Dan lagi-lagi, obat YAZ tidak tersedia di apotek RS. Terpaksalah gw harus mampir ke apotek Rini dulu *beneran PR buat gw* Sampai rumah jam 12. Ngelanjutin packing, trus sempet boboan bentar. Jam 2 siang baru jalan ke bandara. Dimobil balik tidur. Sampai bandara, langsung check in. *et, antriannya panjang aja ya kaya uler* Boardingnya molor aja, harusnya 16.25 udah take off; tapi kenyataannya jam 16.35 baru masuk pesawat. Trus take off nya baru jam 17.30. Sampai bandara int'l Ngurah Rai jam 08.00wita. Pesen taksi, langsung menuju Jayakarta di jl. Padma didaerah Legian. Begitu check in, niat hati pengen makan di resto; tp apa daya..gw terpaksa mengurungkan niat gw secara semua resto N bar yang ada didaerah sini menyediakan menu nguik nguik ;( Akhirnya kita beli beras, sosis kaleng, mie, dll buat dimasak diapartement. Selesai masak dan makan serta minum obat, gw langsung tidur. Sumpah ngantuk banget selain perut gw juga masih berasa sakit.

Sabtu, 14 April 2012
Bangun udah siang aja. Jam 7an wita kalo gak salah. Bikin sarapan buat berdua. Abis sarapan, siap-siap buat jalan-jalan. Niat awal mau nyewa mobil diluar hotel dengan perkiraan akan lebih murah, eh gak taunya malah lebih mahal. Akhirnya balik lagi ke apartemen, sewa dari sini. Mobil avanza lepas kunci 210K selama 24jam. Jam 10.30wita semua urusan kelar, langsung menuju GWK tp ngisi bensin dulu sebelumnya. Sampe di GWK, ternyata masih gitu-gitu aja. gak ada perubahan yang signifikan dari gw terakhir kesana sekitar tahun 2005 x_x Puas foto-foto dan minum es kelapa, kita pergi. Sempet ngelewatin pantai jimbaran, tapi kok kayanya berubah ya? gak kaya dulu ;( jadi keder gw. Dan tiba-tiba aja perut gw bertambah sakit. Sempet mau mampir ke Khrisna, tapi apa daya raga ini sudah tak sanggup untuk berdiri, akhirnya cuma bisa makan siang di ayam betutu trus langsung balik ke apartemen. Sampe apartemen langsung tewas. Tidur dan kebangun udah jam 5sore aja. Sakitnya sih udah agak berkurang gak sampe keringet dingin lagi, tapi tetep terasa sakit :( Sambil tetep rebahan disofa sambil nonton HBO, maskuw malah masak-masak nyiapin buat dinner ;p Selesai masak doi mandi. abis selesai mandi baru deh kita makan. Aaahhh...berasa surga banget deh dilayanin kaya gini...*happy* Selesai makan, baru deh gw mandi *huehehehehe* Selesai gw mandi, kita ke circleK buat beli cemilan dan sabun. Balik dari belanja, lanjut nonton lagi sampe ketiduran.

Minggu, 15 April 2012
Bangun tidur perut gw rasanya masuh engga enak. Yang bikin gw terharu adalah saat gw bangun tidur, sarapan sudah tersedia! Ooohh...so sweet..suami gw emang baik serta pengertian sekali..love you honey. Selesai sarapan trus mandi dan siap-siap buat jalan-jalan lagi. Keluar dari apartemen jam 10an. Tujuan pertama adalah ATM Mandiri. Setelah itu nyari makan siang. Ketemulah pecel Bu Tinuk di kuta raya. Rasa makanannya standar, dengan harga yang lumayan mahal menurut gw. Selesai makan, ke toko oleh-oleh Krisna, gak jauh dari tempat kita makan. Disini cuma beli titipan mbak May+Alva. Selesai belanja, perjalanan kita lanjutkan kembali. Kali ini tujuan kita adalah dreamland didaerah pecatu. Karena emang gak tau jalan dan hanya mengandalkan GPS, semper kesasar. Tapi menurut gw kesasar kali ini merupakan kesasar yang menyenangkan, karena kita kesasar ke pura uluwatu :p Tiket masuk parkiran sebesar Rp. 2000 dan tiket masuk ke pura sebesar Rp. 30.000/org. Menurut gw, puranya biasa aja, cuma yang bikin gw betah adalah memperhatikan tingkah polah para monyet yang ada disekitaran pura benar-benar bikin gw terhibur walau sedikit agak deg deg kan takut barang gw ada yang dicolong. Puas nonton monyet, kita beli es kelapa muda dulu yang harganya Rp. 15.000/butir.
Setelah minum es kelapa, kami menuju dreamland. Tiba di dreamland baru jam 16.30wita. Karena masih sore dan rame banget, kita sewa bangku seharga Rp.50.000/2 bangku. Sambil nunggu sunset, gw tiduran dibangku. 2 jam menunggu sampai jam 19.00wita sunset nya gak ada dooongg..ketutupan sama awan. Padahal sesiangan matahari bersinar dengan teriknya tapi begitu sore langsung mendung. Ah iya, lagi enak-enaknya dipijet, tiba-tiba ketemu sama Didit+Deli aja dong..secara kalau di jakarta malah gak pernah ketemu.
Puas liat ombak dan matahari *secara gw gak bisa bisa main air :'( kita memutuskan untuk kembali ke apartemen. Namun sebelumnya kita mampir makan malam dulu di Mbok Limbo. Gw pesen ayam kremes+sayur asem+sambal terasi yang menurut gw rasanya biasa aja. Sementara suami pesen ayam penyet+terong goreng. Menurut beliau sih rasanya beneran nampol buat lidahnya ya..apalagi rasa sambalnya. Untuk semua makanan itu habis sekitar Rp. 102.000 ajah! Maharani bambang ciyynn...
Puas makan, kita kembali ke Apartemen sekitar jam 21.00wita sampai kamar. Karena capek banget, gw sempet ketiduran, untungnya sempet dibangunin suami buat minum obat. Abis minum Glucophage mendadak langsung melek! yaudah gw mandi aja sekalian ganti baju.
Btw, mitos dari mana yang bilang kalau lelaki makan terong bisa bikin lemes? nyatanya gak kebukti tuh sama suami gw.. :p

Senin, 16 April 2012
Bangun jam 05.00wita masih gelap aja. yaudah bobo lagi ;p tiba-tiba ngelilir liat jam udah jam 07.00wita dong. Gw bangunin suami buat nemenin jalan-jalan keliling Jayakarta. Dan ternyata dibelakang  apartemen nyambung ke pantai Legian. Main air lautlah gw buat yang terakhir kali sebelum pulang. Puas main air laut, balik lagi ke apartemen. Langsung bikin sarapan buat berdua sementara yayangkuw mandi. Selesai beliau mandi kita sarapan, abis itu giliran gw yang mandi trus packing siap-siap buat pulang. Jam 12.00wita kita check out. Sebelum ke bandara, kita mampir beli oleh-oleh yang kelupaan plus mampir Joger beli kaos buat 3krucil. Selesai belanja, langsung ke bandara Ngurah Rai. Jalan dari drop off ke pintu masuk terminal domestik sungguh perjuangan yang melelahkan! Sumpah jauh bangeeett...untung diruang tunggu ada lounge Mandiri, coba kalau engga...beu bisa spaneng gw nunggu diruang tunggu umum. Kalau di lounge kan sambil nunggu bisa sambil makan+minum Rp.1 ;) bisa bobo-boboan juga.
Dan ternyata, pesawat kita di delay 1jam doongg...harusnya jam 16.05wita udah take off, lah ini...jam 17.45wita baru take off! Udah gitu pintunya dirubah jadi pintu 18 yang letaknya jauh disebrang lounge (-__-") Tapi yasudahlah..apa mau dikata. Perjalanan Bali-Jakarta sekitar 1jam 45menit. Sampai di Bandara Soekarno-Hatta jam 19.30wib. Lama nunggu bagasi+antrian taxi seperti biasa. Sampai rumah kl gak salah sekitar jam 10an. Begitu masuk kamar langsung ganti baju trus bobo, tanpa sempat makan malam apalagi minum obat ;p

14 April 2012

Mt. Pangrango trip

Sejujurnya, gw males banget ikutan trip ngesot ini. mengingat gw lg PMS, juragan gak ada, ditambah banyak tugas kuliah yang numpuk..><" Tapi, apalah daya ini yang tak sanggup mengatakan 'TIDAK'; maka dengan kekuatan bulan akan menghukummu. Eh salah, maksut gw dengan hati niat gak niat maka berangkatlah raga ini mengikuti kemana rombongan ngesoter bergerak.

Kamis, 05 April 2012
Sejatinya sih ngumpul jam 21.00 alias jam 9malem di terminal kp.rambutan yaaa... tapi, namanya juga umat manusia yang tak bisa lepas dari khilaf, yang ada baru pada ngumpul jam 23.00 alias jam 11malem aja pembaca! Rombongan yang berangkat ada sekitar 13orang. Diantaranya : idos, neng, oom anwar, bagus, irfan, syahrul, robi, ai, gw sendiri, oyoy, cewenya ai, dan entah siapa lagi ;p
Karena juga udah malem, gak bisa milih bis lagi. Seada adanya aja. Naik bis kalau gak salah sekitar jam 23.30. Begitu dapet tempat duduk, yang ada gw langsung molor...zzzz...zzzzzz....zzzzzz.....(-_-)

Jumat, 06 April 2012
Kebangun jam setengan 3an dan udah mau sampe Cibodas aja. Turun dipertigaan Cibodas, naik keatas (yaiyalah naik pasti keatas, masa naik kebawah..-_-" ) naik angkot 5rb/orang sampe warung mang Idi. Tapi karena penuh, kita ke warung yang disebelahnya. Gak tau deh itu nama warungnya apaan.
Gak bisa beneran tidur :( yang ada cuma bisa tidur-tidur ayam gitu deh. Jam 6an gw beberes, re packing trus sarapan. ah iya, gak lupa minum obat sakti >,<
Jam 8pagi rombongan ber 15orang bergerak menuju pos cibodas. Begitu sampai dipos, udah banyak orang aja. Ada sedikit masalah dengan SIMAKSi, bikin rombongan agak terhambat untuk mulai pendakian. Akhirnya, jam 08.55 rombongan baru bergerak memulai pendakian. Dan seperti biasa, tim tante2 ulet bulu ngesoter berada diurutan baling bontot :D masa sampe telaga biru aja 1jam perjalanan...trus begitu sampai jembatan kayu malah foto2..Istirahat sebentar sebelum pos pemandangan. Nungguin Irfan makan siang karena doi udah gak tahan laper :D *sebenernya bukannya kita gak laper, tp ransum makan siang kita ada di Oyoy si dengkul racing yang pastinya udah ngacir didepan. Akhirnya ketemu rombongan di flying camp setelah kandang batu. Baru deh kita makan siang disana. Dan waktu udah menunjukan jam 2an aja pembaca! Sungguh perjalanan yang teramat sangat lambat :( Sampai di kandang badak udah jam setengah 4 aja doong..karena udah kesorean juga, akhirnya rombongan memutuskan bermalam di kandang badak.

Sabtu, 07 April 2012
Gw kira niyh ya, gw udah tidur lama dan gw fikir udah menjelang subuh. Indak taunya masih jam 00.00 aja gitu..mana pas kebangun badan gw berasa gak enak banget lagi. kepala nyut2an, mual+eneg. kedempet sama badannya Ero yg segede gaban lagi! (-_-") Gak tahan, gw bangunin Ero. Minta temenin pipis :p plus akhirnya gw jackpot berkali2 sebelum pipis *blush* Abis itu, balik ketenda dg posisi tidur udah gak beres.
Jam 6an beneran bangun. Bikin sarapan+teh manis panas buat bekel nanjak. Ah iya, gak lupa juga bikin ransum buat maksi. Tapi kali ini gak kita titipin kesiapa2! *belajar dari pengalaman yang kemarin* Tapi ternyata gak semua personil ikut ke pangrango :( Irfan, Oyoy, Bagus, Ai+ceweknya memutuskan buat turun ke Cibodas. Jam 10an pagi, tim tante2 ulet bulu ngesot memulai perjalanan ke pangrango. Melewati medan pendakian yang amit2 bin ngeselin, jujur gw pribadi ngerasa sebel sama jalur pangrango! pake acara meluk pohonlah, merangkak dibawah pohon tumbanglah, jalur yang dilewatin airlah..beuughh...beneran kapok! >,< Selain itu, jalurnya beneran nancep gak ada landai2nya. Makan siang ditengah perjalanan itu sesuatu banget, ngajarin tentang kebersamaan, kesabaran serta saling pengertian * taelah bahasa gw*
Sampe dipuncak tiang triangulasi sekitar jam 3an. Tapi kabuuuttt...jadi puncak gede indak kelihatan. Akhirnya cuma bisa foto2 narsis ditiang aja :p Abis itu langsung ke Mandala Wangi. Udah disediain lapak sama tim ulet racing, jadinya kita tinggal ndiriin tenda deyh..Selesai ndiriin tenda dan ngerapihin barang-barang didalam tenda, kita kelapangan rumput eldewais. Foto-foto+geguling gulingan ala Nero ;) sampe sunset dan gelap, kita akhirnya bikin makan malem sambil nunggu Abi, Rama+Ary. Mereka akhirnya sampai sekitar jam 8an malem karena siangnya mereka ke puncak Gede dolo baru ke Pangrango. *sungguh dengkul dewa* Selesai makan malam dan emang gw udah gak kuat sama udara dingin, gw pamit undur diri duluan buat bobo.

Minggu, 08 April 2012
Bangun jam 7pagi. bengong bentaran, trus pipis sekalian ambil air buat masak barengan sama neng+ero. Seperti biasa, jeung Ero udah seriran ajah pagi-pagi gitu. Abis dari pipis dan ambil air langsung masak buat sarapan+bekel makan siang+bikin teh manis seperti biasa. kelar sarapan, langsung ganti baju dan beberes siap-siap buat pulang. Satu hal yang bikin gw sebel, selesai beberes, lah kok tiba-tiba gw kebelet BAB yaa..sungguh terlalu! Akhirnya dengan terpaksa, daripada nahan sakit perut sepanjang jalan malah bikin sengsara akhirnya gw setoran juga deyh..
Jam 9an, setelah semua orang selesai packing kita foto keluarga dilapangan eldewais. Kelar foto-foto, kita melanjutkan perjalanan pulang. jalur nanjak dari mandala wangi ke puncak pangrango sungguh ujian tersendiri buat gw! Belum apa-apa udah bikin gw ngos-ngosan! istirahat sebentar, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan lagi. Perjalanan turun dari pangrango ke kandang badak buat gw gak terlalu masalah dengan track yang dilalui. sampai kandang badak sekitar jam 2an setelah bertanya keorang tentunya :p Rencana makan siang di kandang badak batal karena penuh dengan orang-orang yang nge-camp. Perjalanan dilanjutkan kembali sampai di Kandang batu. Akhirnya disinilah kita para tim tante ulet bulu ngesot makan siang. Untung ketemu sama Rama, jadilah keril gw dibawain sama dia karena gw udah beneran gak sanggup :( Selesai malan siang, perjalanan kita lanjutkan lagi. Hujan rintik-rintik mengiringi langkah kami dalam menyusuri jalan setapak mulai dari sebelum kandang badak. Namun begitu, tidaklah menyurutkan langkah kami untuk segera menuju pos terakhir di Cibodas.
Setelah pos telaga warna, merupakan cobaan terberat selama perjalanan itu. Gimana engga? jalur yang dilalui berupa tangga yang terbuat dari bebatuan dan panjang seolah tiada akhir! Selain membuat kaki+jempol kaki gw sakit, juga membuat gw patah arang ;( Kalau saja badegonk gak kasih gw semangat, yang ada gw udah lempar tracking pole kali saking desprate nya. Akhirnya, jam 5sore sampai juga di pos Cibodas. langsung menuju ke warung shelter kemarin. Tapi sebelumnya kita mampir buat makan soto ayam dolo buat menghangatkan badan. Selesai makan, barulah kita menuju warung kemarin. Lucky for us, ternyata tim ulet racing masih lengkap berkumpul disana. Disambut dengan tepokan dan ucapan selamat *yang sejujurnya bikin gw tengsin* Tanpa mikir lagi, karena emang badan udah basah keringet+keujanan dan menggigil, gw langsung mandi *untung kamar mandinya pas lagi kosong* Selesai mandi, badan ini berasa seger dan enakan. Abis mandi langsung packing ulang sekaligus beberes siap-siap pulang.
Selama beberes, satu persatu peserta yang tidak searah berpamitan. Tinggalah kita ber9 : badegonk, neng, oom Anwar, gw, Syahrul, Robi+temennya, Ero + Abi. Jam 8 kita bersembilan baru bergerak menuju arah pulang. Naik angkot sampai pertigaan Cibodas. Setelah menunggu lama gak dapat bus, akhirnya kita sewa angkot sampe dengan kp. Rambutan. Tiba di kp. Rambutan udah jam 11malem aja. Untung juragan mao jemput gw di terminal :) sampe rumah jam 12malem aja dong...,

loh kok tau siihh... x_x

Jumat, 13 April 2012

hari ini, tepatnya pagi ini; gw kontrol seperti biasa. Dan seperti biasa juga, beliau datang telat :( Karena udah biasa juga, yg ada gw molor selama nunggu antrian ;p. And you know what? tak disangka tak dinyana, tiba2 gw dipanggil diantrian 1! Antara gw beruntung, atau 2 pasien sebelum gw itu tindakan :D Sutralah, yg penting gw gak harus nunggu sampe siang..\m/

...Dan...waktu masuk ruang pemeriksaan, tiba2 ada yg nanya 'kok gak nulis diblog lagi?' ...dan mendadak hening...*laaahh..,kok tau2nya itu blog gw ya?* Dan bertanyalah gw: 'maksutnya?kok tau itu blog gw?' 'taulah, siapa lagi yg pake nama pooh kl bukan elo' *bleh, PD Jaya banget ngomongnya. mang yg Pooh mania cuma gw duangan apah?*

Aaaahhh....kan gw malu jadinya..ich, lagian iseng banget sih..>,<

oleh-oleh dari RS >,<











*ditulis diatas pesawat GA 080
di upload jikalau ada signal WiFi

12 Desember 2011

Step 2

10 Desember 2011

Hari ini gw kembali kontrol ke dr. Budi Wiweko untuk memeriksa sel telur setelah 5 kali suntikan Gonal F 225IU + Suprefact 0,25ml. Dan alhamdulilah beliau mengatakan kalau sel telur gw bagus, walau jumlah sel telur disebelah kanan tidaklah sebanyak yang disebelah kiri.
Walau begitu, dr. Budi tetap mengharuskan saya untuk tetap disuntik Gonal F + Suprefact dengan dosis yang sama. *haddeeuuhhh...*
Dari hasil konsultasi hari ini, dr. Budi memperkirakan jadwal untuk Ovum PickUp (OPU) antara tanggal 15-17 Desember ini. Itu semua tergantung dari hasil pemeriksaan hari senin, 12 Desember. Jujur, from the bottom of my heart, i really scare and not sure for all of this. ;( i just need my strange, my believe and my power of faith.
Pemberian dosis Gonal dan Seperfact tetap seperti kemarin. karena gonal yang kemarin sudah habis, maka hari ini terpaksa beli 1 ampul 1050IU lagi :( plus obat vitamin Fetavita,Eturol+Tonicard buat suami. kontrol berikutnya tanggal 12 Des.

Biaya:
obat mahal....

Biaya Cluster                   : Rp.      50.000
Biaya Dokter                   : Rp.    250.000
Biaya USG                      : Rp.    125.000
Kondom+Glove              : Rp.        8.342
Suntik 4x@10.000          : Rp.      40.000
Eturol  15x@4.620         : Rp.      69.300
Tonicard 15x@15.840    : Rp.    237.600
Fetavita 15x@7.260       : Rp.    108.900
Gonal-F inj 1050IU        : Rp. 8.258.250
 General Total                 : Rp. 9.147.392

*edited by default* x_x

12 Desember 2011

Menjelang Ovum Pick Up, sepertinya saya harus 'rajin' dateng kontrol. maksut saya, 2 hari sekali dipastikan saya akan terus datang ke Klinik Yasmin buat cek si sel telur ini...
Hari ini, sepertinya dewi keberuntungan tidak berpihak kepada saya..karena sel telur saya bandel tidak mau membesar :D jadilah dosisnya ditambah : Gonal jadi 300UI, suprefact tetep 0,25cc + Luveris 75 IU

Biaya :

obat sekali pakai
Biaya Cluster               : Rp.        50.000
Biaya Dokter               : Rp  .    250.000
Biaya USG                  : Rp.      135.000
Kondom+Glove           : Rp.         8.342
Suntik 6x@10.000       : Rp.       60.000
Luveris 75IU                : Rp.  1.067.220
Spuit 3cc 2x@2.379    : Rp.         4.758
General Total           : Rp.  2.642.540


27 November 2011

The treatment after surgery : step 1

Selesai menjalani operasi laparoscopy, gw mulai diprogram oleh dr. Budi untuk menjalani IVF. 
Pada saat kontrol pertama setelah operasi, tapatnya tanggal 8 September 2011. Dimana selain gw lepas jahitan, gw juga diberi suntikan tapros 3,75MG seharga Rp. 1.641.020/suntikan. *sumpah, ini adalah suntikan termahal yang pernah gw terima selama gw hidup dimuka bumi.Dan ini gak cuma sekali suntik, tapi 3x suntik dengan rentang waktu 4 minggu. Jadi, gw terima suntikan tapros setelah itu adalah tanggal 6 oktober 2011 dan tanggal 3 November 2011.
my suprefact injection equipment
Setelah menerima suntikan ke 3, gw dijawalkan untuk kontrol lagi 2 minggu kemudian. Setelah 2 minggu, tanggal 19 November 2011 gw kembali kontrol dengan ditemani suami. Kali ini, seperti biasa gw diperiksa dalem. Hasinya? ...hhmm...jujur gw gak tau, dan gak mau tau juga ;p at the end, gw disuntik SupreFact  1mg/ml sebanyak 0,5cc/suntik selama 10 hari berturut2 dibagian perut, kira-kira 2-3 ruas jari dibawah pusar. Suprefact ini kemasannya tube yg isinya 5.5ml dan harganya 1.652.201/tube. Dan hari ini tepat hari kesepuluh sutikan itu dilakukan. Jadi, besok adalah jadwal gw ketemu dengan dr. Budi untuk kontrol.

Jujur, perasaan gw saat ini gak karuan,Antara seneng karena injection step 1 udah berakhir, ngeri karena masih ada suntikan gonal yang prosenya sama dengan suntikan suprefact ini. Selain itu, gw ngerasa selama menerima suntikan suprefact ini lidah gw pait banget!.Mulut kering yang bawaannya minum terus. Plus mood gw jadi gak menentu. Juara lah pokoknya ini suntikan. Ohiya, yang gw tau suprefact ini fungsinya adalah untuk menstabilkan hormon2 yang ada. hormon apanya gw gak tau sama sekali.. *tepokjidat* lagian juga gw udah males buat nanya-nanya detail. pasrah aja. just let it flow,jalanin yang ada and let God take the rest.. ;)

Semoga mental gw kuat dalam menjalani semua proses ini tahap demi tahap dan mendapat hasil yang tidak mengecewakan. :)



25 November 2011

Test from my itouch

Baru beli gadget baru : itouch white 8GB dr hasil lelangan cici Mei. Dari semalam utak atik belajar ;)
Dan baru sore ini berhasil menemukan aplikasi blogger buat apple. Senangnya..jadi menumbuhkan keinginan & keyakinan diri ini untuk beli
iPhone ;)

23 November 2011

the laparoscopy surgery

Persiapan : 22-24 agustus 2011
haiyaa...akhirnya saya berani memutuskan untuk menjalani operasi laparoscopy. And you know what? yes! this is my first time to surgery in my life. rasanya? dag dig dug dhueerr..!! 
Sebelum melaksanakan operasi, saya harus menjalani sejumlah tes : darah, urune, EKG, Thorax. Tes tersebut saya lakukan hari senin, 22 agustus 2011 di laboratorium Klinik Prodia Kramat dengan total biaya sekitar 600 ribuan (saya lupa jumlah pastinya). Dan hasilnya bisa diambil hari itu juga :) karena jarak antara prodia dengan kantor tidak terlalu jauh, maka saya putuskan untuk mengambilnya malam hari sepulang dari kantor.

Lalu, pada hari rabu 24 agustus 2011, saya dijadwalkan untuk bertemu dengan dr. anastesi di Klinik Yasmin. Dan jujur, pada hari rabu itu saya bener-bener gugup. pikiran saya jadi blank, bahkan ketika menuju ke Rumah Sakit, saya tidak konsen nyetir. Alhasil yang ada malah salah belok, jadilah terpaksa muter lewat Jl. Raden Saleh-Cikini-Diponegoro. Udah gitu, pas sampai di Rumah Sakit parkiran mobil penuuhh...!! untungnya ada tempat pakir yang model lift, jadilah saya parkir disana. Karena terburu-buru pula, saya jadi salah bawa hasil lab. Celakanya, saya baru menyadari kalau itu salah setelah saya berada di lantai 4. Terpaksalah saya kembali ke parkiran untuk menukar hasil lab yang benarnya. *tepokjidat, pr banget deh...* Untung dokternya belum dateng.
Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya saya bertemu dengan dokter anastesi. Jreng jreengg....eh, sumpah gak bo'ong ya...dokternya ganteengg...mana badannya atletis lagi...waw waw...sayang gw lupa namanya.. :'( Udah gitu, gw pikir pemeriksaannya cuma baca hasil lab doang, eh ladhala, ndak taunya saya juga diperiksa secara fisik...wooww...dijemek-jemek ciiyynn...ahahaha....yeah you make me blush successfully doc. Dan saya yakin banget itu dokter juga gemeteran tangannya sewaktu megang-megang saya saat pemeriksaan...*GeEr, boleh dowwnngg... ;)
Pemeriksaan itu sendiri gak lama, cuma sebentar. Oh iya, selain itu juga ada sesi tanya-jawab. Dokter menanyakan sejumlah pertayaan yang menurut gw gak penting (tapi menurut profesi mereka itu penting). Setelah itu saya pulang dengan perasaan yang masih campur aduk gak jelas.. ;(

Kamis, 25 agustus 2011
Yup! hari ini seharusnya saya sudah masuk ke Ranap. Tapi dasar badung, saya  minta izin ke dr.Budi kalau saya masuknya malem, setelah saya pulang kantor. Dan syukur beliau mengizinkan saya untuk masuk ranap malam hari. Setelah seharian saya menyelesaikan urusan saya di kantor, saya buru-buru pulang kerumah. Setelah buka puasa dan sholat, jam 20.00wib saya berangkat ke Rumah Sakit dengan diantar suami dan ibu mertua. Sampai RS jam setengah sembilan. Setelah mengurus dibagian administrasi, jam 21an kami baru diperbolehkan memasuki kamar inap. Jam 10an ibu bapak saya datang untuk melihat kondisi saya. Jam 23.00wib mereka semua pamit pulang, tinggalah saya seorang diri.

Dalam kesendirian, saya sama sekali tidak bisa tidur. Kalau toh saya tidur, bukanlah tidur nyenyak tapi hanya sekedar tidur-tidur ayam yang sebentar-sebentar kebangun. Nyerah, pas jam setengah tiga saya bangun dan menghadap sang Ilahi, memohon ampunan dan meminta kelancaran dalam operasi. Hingga jam empat saya menghadpNya. Dan kemudian berusaha untuk tidur lagi. Apa daya, jam 5 saya kembali terbangun. yakin gak bisa tidur lagi, maka saya putuskan untuk mandi dan kemudian saya lanjutkan untuk sholat subuh dan membaca Al Quran.

Jam 6 pagi suster masuk kamar dan memberitahu saya prosedur untuk operasi nanti. Jam 7 saya dipasang infus dan satu jam kemudian saya dibawa keruang operasi. Diruang persiapan operasi, saya bertemu dengan dokter anastesi. Loh kok beda yaa sama yang kemarin..?? ya sutra lah...setelah dikasih suntikan entah apa, saya langsung melayang, pingsan engga (karena saya masih bisa dengar omogan orang-orang disekitar saya). Namun lambat laun saya benar-benar tertidur dan saat siuman saya sudah diruang pemulihan dengan rasa sakit yang teramat sangat mendera seluruh badan saya.

Sekitar jam 16an, dimana kondisi saya dinyatakan stabil; saya dibawa ke kamar rawat inap. Dengan kondisi setengah sadar, saya bisa mendengar dan melihat orang-orang disekitar saya. Jam 17.30, saat saya sudah berada di kamar inap ada suster yang datang untuk mengambil sample darah saya. Karena tidak berhasil, pengambilan darah dihentikan dan dua jam kemudian ada suster yang datang lagi untuk mengambil darah. (dan untungnya langsung sukses). Pasca operasi, saya mendapatkan 3kali suntikan antibiotik yang langsung disuntik melalui selang infus kedalam nadi. Dan itu rasanya beneran juwara sakitnya..!! malam itu saya ditemani suami. Eheheh..yippiiee...

Sabtu, 27 agustus 2011

Bangun pagi langsung disambut dengan suntikan antibiotik. Bikin mood gw ilang pemirsah. Mana gak bisa ngapa-ngapain lagi, gara-gara masih dipasang kateter. Sepagian cuma bisa tiduran dengan rasa nyeri, bener-bener bikin gw bosen dan sakit kepala.

Sampai pada akhirnya jam 12 siang dr.Budi visit ke kamar. Liat kondisi gw dan juga jaitan diperut gw. Selain itu, beliau juga menjelaskan hasil operasi kemarin. Beliau mejelaskan bahwa tuba fallopi sebelah kiri terpaksa dipotong beberapa centi karena sudah terjadi perlengketan dan pembusukan yang diakibatkan oleh infeksi. Sedangkan untuk tuba fallopi sebelah kanan, bentuknya masih normal namun tetap tersumbat. Oleh karena itu, beliau menganjurkan kami untuk mengikuti program IVF.  Karena dari awal konsultasi sudah menyiapkan mental baja, begitu mendengar penjelasan dr.Budi perasaan ini biasa saja (walau tetap ada sedikit rasa kesal dan meyesal). tapi, bagaimanapun juga, dr.Budi tetap menepati janjinya kalau saya boleh pulang malam itu juga.. ;) dan beliau mewanti-wanti kami untuk kembali kontrol hari senin, 5 september 2011. Tapiii...(lagi-lagi) kita bisanya hari kamis, 8 september 2011. Dan dr.Budi cuma bilang :'yaudah, kalau mau ganti hari lapor ke bagian appointment'. ;p thx doc...

RINCIAN BIAYA :

-  Kamar @Rp.1.390.000x2hr      : Rp.  2.780.000
-  Farmasi                                      :Rp.12.105.388,58
-  Operasi                                      :Rp.19.375.000
-  Patology clinic                            :Rp.       68.200
-  Dokter visit                                : Rp.      250.000
                TOTAL                         Rp.34.578.588,58

and The program has begun...

Ini adalah lanjutan dari cerita saya di Flash back-part3. *penulis yang buruk, karena postingan ceritanya loncat-loncat. jangan ditiru yaa.. ;p*

Setelah saat itu kami dirujuk ke dr. Budi Wiweko, maka pada hari sabtu 20 agustus 2011 kami ke Klinik Yasmin RSCM Kencana dengan membuat janji sebelumnya. Kami tiba jam 09.00wib (kl gak salah). Setelah mendaftar di administrasi di lantai dasr karena kami pasien baru, setelah itu kami ke lantai 4. Ohiya, Klinik yasmin itu adalah pusat layanan terpadu gangguan haid dan kesuburan, yang merupakan salah satu pelayanan yang ada di RSCM kencana yang berada dilantai 4.

Setelah dilantai 4, saya dipanggil oleh bagian administrasi untuk didata ulang serta pemberitahuan nomer urut. Entah waktu itu ddapet nomer urut berapa, yang jelas kami dipanggil kedalam ruang praktek sekitar jam 11an wib. Kesan yang saya dapet saat pertama kali bertemu dengan dr. Budi adalah : he's a nice guy, ramah, friendly. At least he pretend to be like that. ;p Karena kami juga bukan tipe orang yang suka basa basi, maka kami langsung to the point ke beliau bahwa kami adalah pasien dr. Sugi Suhandi dan dirujuk ke dr. Budi. Sambil kami juga menyerahkan surat rujukan dan hasil tes yang kami lakukan sebelumnya. *Sepertinya dr.Budi agak sedikit kaget karena gaya bicara kami yang ceplas ceplos dan terlalu 'menjurus' dengan berbagai pertanyaan dan juga pernyataan. (mugkin karena gak banyak pasiennya yang bisa seterbuka seperti kami).

Setelah beliau melihat hasil tes kami, tanpa basabasi juga baliau meminta izin untuk periksa saya. Saya fikir cuma akan di USG biasa, gak taunyaaaa.....USG transvaginal booww...*tepokjidat* Setengah bingung, jengah, malu campur aduk jadi satu. Udah kepalang tanggug, dengan pasrah akhirnya gw nurut ajah, udah kaya anak kucing kelaperan. ;( saat di USG memang terlihat ada penyumbatan di saluran tuba. Namun, menurut dokter, saluran tuba yang sebelah kanan sudah terjadi perlengketan karena (mungkin) inveksi.  Beliau memberikan 2 alternative : dengan cara di"iket" manual (saya gak ngerti deh gimana cara dan prosesnya) atau dengan operasi laparoscopy. *jujur, sebenernya gw agak ngeyel karena setau saya yg parah penyumbatannya itu yang tuba kiri, lah kok ini si dokter bilang yang kanan yaa..??*

Agak shock denger penjelasan dr.Budi. Tapi kita berusaha relistis. Akhirnya kami tanya, menurut beliau mana yang lebih bik dari kedua pilihan itu? Beliau menjawab 'Laparoscopy' (ya iyalah, secara biayanya lebih mahal...) alasan beliau, dengan laparoscopy, akan lebih bisa mengetahui penyumbatan dengan lebih jelas karena tekniknya memasukan camera kedalam saluran tuba melalui perut. Karena penjelasan yang diberikan cukup masuk akal dengan kondisi saya, akhirnya kami mengiyakan untuk operasi laparoscopy, walaupun masih setengah bingung. Saat itu juga kami menanyakan waktu operasi dan biayanya. dr.Budi memutuskan operasi dilakukan hari jumat, 26 agustus 2011 dengan perkiraan biaya sebesar 30-35jt ajak pemirsah!! *lapkeringetdijidat* *jelas aja maharani, wong kalas ranap nya min. VIP..!! ndak ada kelas 1 apalagi klas 2..*

Pasrah, akhirnya saya dan suami membuat janji untuk melakukan  operasi laparoscopy. Dan karenanya, saya diberi sejumlah surat untuk meelakukan tes-tes guna kelengkapan operasi. dan juga appointment dengan dr anastesi di hari rabu, 2 hari sebelum operasi. Oh iya, saya juga mau diburu-buru operasi juga karena dr.Budi menjanjikan hanya 3 hari saja saya di RS. Which mean, hari sabtu saya sudah boleh keluar RS. heheheh...yiippiieee... \m/

*bersambung di cerita tentang laparoscopy yaa...*

22 November 2011

Flash back-part 2

Melanjutkan cerita gw di Flash Back - part 1, setelah terakhir gw berobat dengan dr.Didi Suryadi Sp.OG; gw bener-bener total istirahat tidak konsultasi dengan dokter obgyn manapun selama kurang lebih 1 tahun. Kenapa? karena jujur aja, gw ngerasa capek fisik dan juga capek hati. ;( kalau biaya sih ya, untungnya kantor suami gw mau nanggung dan ganti semua biaya pengobatan+konsultasi gw selama berobat ke dokter obgyn.

Akhirnya, pada tanggal 26 agustus 2008 gw mencoba konsul ke Prof. dr.Nugroho kampuno Sp.OG(K) atas desakan ibu mertua gw. Saat itu gw konsul ditempat prakteknya yang di Kuningan medical specialist  clinic, tepatnya di mall ambassador lantai 5. (tapi sekarang sudah pindah, lupa tepatnya kemana). Oleh beliau gw dikasih obat femara 2,5mg dan dipthen. Selain itu, gw juga disuruh tes endokrinologi (prolaktin, progesteron dan estradiol); sedangkan suami gw tetep disuruh tes sperma lengkap. waktu itu menurut dokter hasilnya gak jelek, tapi juga gak bagus..*nah loh* akhirnya selama setahun gw tetep dikasih obat-obatan penyubur, sedangkan suami juga dikasih obat-obat yang gw lupa apa aja jenisnya (udah kelamaan sih sih...)

Akhirnya, tahun 2010 gw disuruh tes HSG di RS Medistra untuk melihat saluran tuba gw. Dan hasilnya memang ada penyumbatan disaluran tuba kiri. akhirnya Prof. Nugroho menganjurkan kami untuk inseminasi. Tanpa pikir panjang (karena udah males mikir juga) akhirnya kami mengikuti saran beliau. Proses Inseminasi ini sendiri dilakukan di RS Brawijaya didaerah cipete jakarta selatan pada tanggal 15 april 2010.

Prosesnya waktu itu, setelah kami tiba di Rumah Sakit jam 7 pagi, pertama-tama kami mnegurus administrasi dan deposit biaya sebesar 5juta. lalu setelah itu kami diminta kelantai atas (lupa lantai berapa). Disini suami diminta untuk mengeluarkan sperma yang kemudian sperma tersebut diproses untuk diambil yang paing baik. Proses 'pencucian' (istilah yang aneh..) sperma itu sendiri memakan waktu satu jam. Setelah itu, sperma yang sudah dipilih dimasukan(disemprot) kedalam rahim melalui vagina dengan menggunakan alat. Dan sejujurnya, proses memasukan sperma itu sangatlah menyiksa..!! rasa sakit, ngilu serta tidak nyaman bercampaur menjadi satu. Yang gw inget, proses memasukan sperma ini berlangsung salama kurang lebih satu jam. Dan gw diharuskan istirahat selama 1,5 jam dengan posisi pinggang kebawah lebih tinggi dari badan. Untungnya pakai dipan yang dirancang khusus, jadinya gw gak perlu repot. ;)

Setelah 1,5jam istirahat, gw dikasih makan. hhmm...lumayan lah, daripada lumanyun? ;D setelah makan gw bebenah dan siap-siap pulang.. sewaktu mengurus administrasi, dari deposito 5juta it dikembalikan Rp.826.900. jadi total yang kita bayar sebesar Rp. 4.173.100,- Gak tau deh biaya segitu termasuk mahal atau engga, karena gw gak pernah ngebandingin dengan dokter ataupun Rumah Sakit lain.


Tapi ternyata nasib berkata lain. Inseminasi yang kami lakukan berujung kegagalan, karena pada akhirnya gw mengalami menstruasi. Sedih, kecewa, kesal sudah pasti terasa menjadi satu campur aduk. Tapi mau bagaimana lagi? Mungkin memang belum saatnya bagi kami untuk memiliki keturunan. Gw hanya bisa berdoa dan berharap bahwa masih akan ada sebuah keajaiban bagi kami untuk bisa memiliki keturunan suatu saat nanti. Setelah mengetahui bahwa proses inseminasi ini gagal, tidak berarti kami patah harapan. kami tetap berkonsultasi dengan Prof. Nugroho hingga akhirnya beliau menyarankan kami untuk mengikuti program bayi tabung di klinik yasmin RSCM kencana.. Setelah itu, kami memutuskan untuk stop berkonsultasi dengan beliau, bukan karena marah atau hal lainnya. hanya saja kami berfikir, buat apa melanjutkan kolsultasi jikalau beliau sudah menyarankan kami untuk IVF, sedangkan kami sendiri belum siap? ;)